Monthly Archives: September 2013

Cara Mudah Penerapan Akuntasi Dalam kehidupan Sehari-Hari

Menurut saya, bagi seorang pemula yang akan belajar akuntansi (entah siswa/mahasiswa atau siapa saja) bisa dimulai dari diri sendiri, yaitu pengelolaan informasi keuangan pribadi. 

 

Image

Caranya adalah : 

  1. Setiap kali terjadi perubahan atas kondisi (posisi) keuangan pribadi kita, kita catat dalam buku khusus. Setiap ada uang masuk, dicatat. Setiap ada uang keluar, dicatat. 
    Dengan cara ini kita secara tidak langsung telah belajar konsep pencatatan, transaksi, kas dan buku kas (Cash Basis).
  2. Dalam melakukan pencatatan, jangan terjebak pada format catatan, kolom, atau apapun.. yang penting di catat dan bisa di mengerti oleh diri sendiri.
  3. Secara periodik/berkala, kita jumlahkan semua penerimaan dan pengeluaran, dan cocokkan sisanya dengan kondisi uang di kantong kita. Jika sama, berarti catatan anda telah benar. Jika tidak, Anda sendiri yang tau sebab ketidak cocokan tersebut. 
    Disini anda telah belajar konsep kesesuaian (Matching concept) yaitu kesesuaian sisa uang yang ada dengan sisa uang yang tercatat.
  4. Selanjutnya adalah anda baca catatan anda.. kemudian kelompokkan transaksi yang sama dalam catatan baru. Misalnya pembelian Bensin… cari semua transaksi pembelian bensin dalam periode tersebut.. catat di lembar lain dalam buku catatan anda, kemudian jumlahkan.. maka anda akan tahu berapa Jumlah pengeluaran Bensin anda selama periode tersebut. Lakukan untuk transaksi lain yang sama. 
    Disini anda telah belajar konsep penggolongan.
  5. Setelah semua transaksi dikelompokkan, coba anda cocokkan dengan jumlah total penerimaan dan pengeluarannya.. Kalo sudah cocok.. berarti anda telah berhasil belajar konsep dasar Akuntansi.
  6. Lakukan hal yang sama untuk periode berikutnya, kemudian bandingkan hasilnya dengan periode sebelumnya.. Anda akan tahu tingkat penghematan atau pemborosan yang telah anda lakukan sendiri.
    Disini anda telah belajar cara evaluasi dan penilaian kinerja keuangan anda sendiri

Cara ini menurut saya cara yang mudah dan sederhana untuk memulai belajar akuntansi. Cara belajar dengan mempraktekkannya langsung (learning by doing) akan jauh lebih mudah dibandingkan dengan cara mempresentasikan, membayangkan, menganalogikan, apalagi hanya ceramah teori.

Jika anda berhasil mempraktekkannya, saya rasa anda tidak perlu berkonsultasi dengan Safir Senduk.. 

Itulah cara saya dalam memahami akuntansi. Mungkin kelihatan sederhana, namun sangat sulit dipraktekkan dalam kehidupan sehari-hari, bahkan oleh Seorang Akuntan sekalipun. Gak percaya? Coba aja survei… berapa akuntan profesional yang jago membuat laporan keuangan perusahaan, namun tidak bisa membuat laporan keuangan pribadi.

 

Posted By : Octamelia Sasmitha Aatmaja

 

Source : uziek.blogspot.com

Cara Mudah Penerapan Akuntasi Dalam kehidupan Sehari-Hari

Menurut saya, bagi seorang pemula yang akan belajar akuntansi (entah siswa/mahasiswa atau siapa saja) bisa dimulai dari diri sendiri, yaitu pengelolaan informasi keuangan pribadi. 

 

Image

Caranya adalah : 

  1. Setiap kali terjadi perubahan atas kondisi (posisi) keuangan pribadi kita, kita catat dalam buku khusus. Setiap ada uang masuk, dicatat. Setiap ada uang keluar, dicatat. 
    Dengan cara ini kita secara tidak langsung telah belajar konsep pencatatan, transaksi, kas dan buku kas (Cash Basis).
  2. Dalam melakukan pencatatan, jangan terjebak pada format catatan, kolom, atau apapun.. yang penting di catat dan bisa di mengerti oleh diri sendiri.
  3. Secara periodik/berkala, kita jumlahkan semua penerimaan dan pengeluaran, dan cocokkan sisanya dengan kondisi uang di kantong kita. Jika sama, berarti catatan anda telah benar. Jika tidak, Anda sendiri yang tau sebab ketidak cocokan tersebut. 
    Disini anda telah belajar konsep kesesuaian (Matching concept) yaitu kesesuaian sisa uang yang ada dengan sisa uang yang tercatat.
  4. Selanjutnya adalah anda baca catatan anda.. kemudian kelompokkan transaksi yang sama dalam catatan baru. Misalnya pembelian Bensin… cari semua transaksi pembelian bensin dalam periode tersebut.. catat di lembar lain dalam buku catatan anda, kemudian jumlahkan.. maka anda akan tahu berapa Jumlah pengeluaran Bensin anda selama periode tersebut. Lakukan untuk transaksi lain yang sama. 
    Disini anda telah belajar konsep penggolongan.
  5. Setelah semua transaksi dikelompokkan, coba anda cocokkan dengan jumlah total penerimaan dan pengeluarannya.. Kalo sudah cocok.. berarti anda telah berhasil belajar konsep dasar Akuntansi.
  6. Lakukan hal yang sama untuk periode berikutnya, kemudian bandingkan hasilnya dengan periode sebelumnya.. Anda akan tahu tingkat penghematan atau pemborosan yang telah anda lakukan sendiri.
    Disini anda telah belajar cara evaluasi dan penilaian kinerja keuangan anda sendiri

Cara ini menurut saya cara yang mudah dan sederhana untuk memulai belajar akuntansi. Cara belajar dengan mempraktekkannya langsung (learning by doing) akan jauh lebih mudah dibandingkan dengan cara mempresentasikan, membayangkan, menganalogikan, apalagi hanya ceramah teori.

Jika anda berhasil mempraktekkannya, saya rasa anda tidak perlu berkonsultasi dengan Safir Senduk.. 

Itulah cara saya dalam memahami akuntansi. Mungkin kelihatan sederhana, namun sangat sulit dipraktekkan dalam kehidupan sehari-hari, bahkan oleh Seorang Akuntan sekalipun. Gak percaya? Coba aja survei… berapa akuntan profesional yang jago membuat laporan keuangan perusahaan, namun tidak bisa membuat laporan keuangan pribadi.

 

Posted By : Octamelia Sasmitha Aatmaja

 

Source : uziek.blogspot.com

Langkah-Langkah Pemahaman Teori Dasar Akuntansi

Dalam belajar akuntansi, kita harus menggunakan langkah-langkah yang benar. Pembelajaran akuntansiharus berdasarkan tingkatan ilmu akuntansi yang paling dasar sampai akuntansi lanjutan. Di dalam belajarakuntansi kita mengenal sebuah siklus akuntansi. Di dalam siklus akuntansi itulah kita belajar sesuai urutan siklus akuntansi mulai dari yang paling awal.

 

Image

Langkah-Langkah Belajar Akuntansi

  • Pahami Tentang Pengertian Akuntansi

Anda sedang belajar akuntansi – akan belajar akuntansi, sementara anda sendiri belum mengerti apa itu akuntansi. Tentunya anda akan sulit memahami pelajaran-pelajaran dalam akuntansi tersebut. Oleh karenanya pelajari dulu apa itu pengertian akuntansi.
  • Pelajari Siklus Akuntansi

Siklus akuntansi adalah sebuah rangkaian dalam proses akuntansi. Siklus akuntansi dimulai dari :

menganalisis sebuah transaksi berdasarkan bukti transaksi » membuat jurnal, mencatat semua transaksi kedalam jurnal (pembukuan) » memposting jurnal kedalam buku besar (ledger) » membuat neraca saldo (trial balance) pada akhir periode yang berisi saldo untuk masing-masing akun » membuat jurnal penyesuaian (adjustment entries) » Laporan Keuangan » Jurnal Penutup » Neraca Saldo setelah Penutupan » Jurnal Pembalik

  • Belajar Persamaan Dasar Akuntansi

Jika anda ingin belajar akuntansi maka anda harus belajar persamaan dasar akuntansi. Ini sangat penting dan paling dasar untuk dipelajari. Di dalam persamaan dasar akuntansi, kita belajar menganalisis posisi debet dan kredit. Dalam menjurnal di dalam pembukuan, posisi debet ataupun kredit harus benar-benar tepat. Apabila terjadi kesalahan dalam menjurnal, maka juga akan mengakibatkan kesalahan pada proses akuntansi selanjutnya (siklus akuntansi).

  • Membuat Ringkasan Materi Akuntansi

Beberapa orang mungkin tetap mengalami kesulitan memahami materi-materi seputar akuntansi. Namun apabila terus-menerus belajar dan mencoba, tidak ada yang tidak mungkin. Semua orang bisa mempelajari akuntansi. Salah satu cara yang cukup ampuh adalah membuat ringkasan tentang materi-materi akuntansi. Membuat ringkasan berarti telah membaca materi. Membuat ringkasan membuat otak kita lebih mudah dalam memahami pelajaran, karena disaat membuat ringkasan berarti kita memahami materi kemudian menceritakan kembali (dengan singkat) materi-materi tersebut melalui secarik kertas.

  • Banyak Latihan dan Praktek

Apa gunanya kalau memahami akuntansi namun tidak bisa melakukan prakteknya. Salah satu tujuan belajar akuntansi adalah dapat membuat pembukuan, laporan keuangan yang sesuai dengan prinsip-prinsip akuntansi yang berlaku umum (PSAK maupun IFRS). Oleh karena itu disamping mempelajari akuntansi secara teori, juga harus dipraktekkan. Semakin sering berlatih – praktek maka kemampuan kita dalam akuntansi akan semakin baik, sehingga pada akhirnya kita benar-benar menguasai akuntansi.

Cara Cepat Belajar Akuntansi Bagi Pemula

Cara cepat belajar Akuntansi bagi anda yang sama sekali tidak memiliki basic akuntansi sebelumnya yaitu  :
1. Pelajari SALDO NORMAL dari masing-masing AKUN karena akuntansi itu lebih membutuhkan LOGIKA bukan kemampuan matematika anda yang selalu “100” saat ujian.
Contohnya :
SALDO NORMAL Akun KAS adalah DEBIT
maka logikanya :
jika KAS bertambah maka DEBIT posisi di JURNALnya. Namun
jika KAS berkurang maka KREDIT posisi di JURNALnya.

Image

Penjelasan………………..
Neraca dan Laporan laba rugi Dibagi 5 Bagian yaitu :
-Aset = Debit
-Kewajiban = Kredit
-Modal = Kredit
-Pendapatan = Kredit
-Beban = Debit
Didalamnya ada akun spesifiknya lagi, nah anda hanya harus mengetahui saldo awalnya saja walaupun tidak semua akun sesuai dengan top scedulenya…. yang terpenting adalah membuka logika anda.

2. Setelah anda memahami apa itu saldo normal maka hal selanjutnya yang harus anda perhatikan adalah cara mencatat transaksi di jurnal.
Perlu diketahui bahwa jurnal itu ada 2 yaitu JURNAL UMUM & JURNAL KHUSUS
Dimana JURNAL KHUSUS itu terdiri dari :
jurnal pengeluaran kas TERJADI KARENA AKTIFITAS PENGELUARAN KAS TUNAI
jurnal pembelian TERJADI KARENA AKTIFITAS PENGELUARAN KAS KREDIT
jurnal Penerimaan kas TERJADI KARENA AKTIFITAS PENERIMAAN KAS TUNAI 
jurnal penjualan TERJADI KARENA AKTIFITAS PENERIMAAN KAS KREDIT

untuk KEGIATAN SELAIN USAHA POKOK PERUSAHAAN MASUKKAN KE JURNAL UMUM !!!!!!!!
“dan masalah kas kecil abaikan saja terlebih dahulu karena kas kecil itu biasanya ada kebijakan tertentu…biasanya mengenai ATK perusahaan dll yang ada ketentuan limit uang yang disediakan oleh perusahaan.”

3. Masuk ke BUKU BESAR hal ini merupakan hal yang paling mudah.
anda hanya harus mengelompokkan transaksi di jurnal anda sesuai akunnya.hehehhe
JIKA ASET akunnya dimulai dengan 1
JIKA KEEWAJIBAN akunnya dimulai dengan 2
JIKA MODAL akunnya dimulai dengan 3
JIKA PENDAPATAN akunnya dimulai dengan 4
JIKA BEBAN akunnya dimulai dengan 5

Contohnya
Tgl 1 Feb Kas 50 di DEBIT
Tgl 2 Feb Kas 50 di KREDIT
maka pada buku besar kas (dimulai dengan akun 1….. ) anda masukkan kas 50 di debit lalu dikurangkan dengan kas 50 di kredit maka saldo akhirnya adalah “0”

4. Selanjutnya mari membuat laporan keuangan.
Laporan keuangan itu terdiri dari :
– Laporan Laba Rugi
– Laporan Perbuahan Ekuitas/Modal
– Neraca
– Arus Kas
– Catatan Atas Laporan Keuangan
Pada kesempatan kali ini saya akan mengajarkan masalah lap laba rugi, lap perb ekuitas, dan neraca terlebih dahulu.

Cara memuat laporan laba rugi
Akun nomor 4 (PENDAPATAN) dijumlahkan kemudian kurangkan dengan akun nomor 5 (BEBAN) maka akan menghasilkan Laba atau Rugi.

Cara membuat laporan Perubahan Ekuitas
MODAL AWAL tambahkan (LABA) atau kurangkan (RUGI)
jika ada PRIVE (pengambilan pribadi pemilik perusahaan) maka kurangkan dengan PRIVE.

Cara membuat Neraca
Akun 1 yaitu Aset
Akun 2 Kewajiban
Hasil akhir laporan perubahan ekuitas
semuanya ditotalkan 🙂
SELESAI

Posted by : Octamelia Sasmitha Aatmaja

Source : nuraytiflawi.blogspot.com 🙂

Belajar Arti Gambar Dalam Psikotest

Buat ente yang bingung dengan Psikotes menggambar pohon.
Seringkali kita mengikuti suatu psikotes dalam rangka tes kerja. Pohon apa yang kita gambar, tentu
mencerminkan bagaimana kepribadian kita.

Berikut ini ane akan mencoba berbagi tentang apa arti pohon yang ente gambar tersebut.

Pohon anda terletak di mana pada bidang kertas?

 

Image

 

* Di tengah
Anda praktis dan rendah hati. Sama seperti anda yang memilih di bagian tengah, anda juga menerapkan pendekatan jalan tengah. Anda menangani masalah-masalah dengan sikap mengharapkan yang terbaik dan membayangkan yang terburuk. Dengan cara ini anda siap dengan apapun yang terjadi.

* Di bagian bawah
Anda lebih suka melakukan riset terlebih dulu sebelum memutuskan apakah anda merasa yakin atau pesimistik akan sebuah solusi, ini disebabkan bagian bawah dari pertengahan halaman melambangkan pendekatan hidup yang membumi.

* Tinggi di atas
Anda melihat hikmah dari semua masalah. Semakin tinggi letak pohon anda menunjukkan sikap anda yang semakin tinggi dalam memandang hidup. Kendati pun hal-hal terjadi tidak seperti yang anda inginkan, anda memandangnya sebagai pengalaman pembelajaran.

 

…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………

 

Batang pohon seperti apa yang anda gambar?

* Lebar
Batang pohon melambangkan kekuatan emosional. Batang lebar berarti anda bisa tetap tenang dan tidak mudah marah. Anda pusat ketenangan di tengah badai. Pendirian anda juga kuat.

* Ramping
Anda fleksibel dan terbuka dengan pandangan-pandangan atau pendapat orang lain. Anda juga sensitif dan banyak empati untuk masalah orang lain.

* Pohon bercabang di puncak
Anda terpecah di antara beberapa pilihan hidup saat ini

 

…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………

Berapa tinggi pohon anda?

* Lebih dari setengah tinggi kertas
Menggambar pohon lebih tinggi menunjukkan hasrat untuk mencapai prestasi yang tinggi dalam hidup. Anda juga dermawan dalam soal uang. Dan dalam bekerja anda seksama serta men cek ulang untuk memastikan anda bekerja dengan baik.

* Tinggi pohon kurang dari setengah tinggi kertas
Anda puas dengan hidup ini apa adanya.anda juga hemat dan sangat efisien.

 

…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..

 

Pohon anda terletak di mana?

* Di tanah
Anda mendambakan rasa aman dan stabilitas. Anda menyukai kehidupan keluarga dan lebih suka pekerjaan di mana anda bisa bertahan bertahun-tahun.

* Di pot
Anda sangat sibuk Read the rest of this entry

Tips dan Trick Mengerjakan Psikotest Tes Hitung Koran atau Tes Pauli Kraepelin

Tulisan ini sebenernya didasari oleh pengalaman tes kerja di salah satu perusahaan swasta di Lampung. Jujur, baru kali ini dapet panggilan kerja dan soal tes yang dikasih yaitu Tes Hitung Koran atau Tes Pauli Kraepelin. Diesebut Tes Koran karena angka yang disajikan banyak dan dalam lembar kertas yang besar, kayak koran. Biasanya tes ini juga sering disebut Tes Hitungan Jenderal.  Tes Psikologi Pauli Krapelin dikembangkan pertama kali oleh seorang psikiater bernama Emil Kraepelin.

 

Image

Image

 

Kraepelin pada mulanya menciptakan alat tes yang digunakan sebagai alat bantu untuk mendiagnosa gangguan otak yaitu alzheimer dan dementia. Selanjutnya, pada tahun 1938 Prof. Dr. Richard Pauli bersama Dr. Wilhelm Arnold dan Prof. Dr. Vanmethod memperbaharui tes Kraepelin sehingga dapat distandarisasikan dan dapat pula dipakai untuk mendapatkan data tentang kepribadian. Saat ini tes tersebut dikenal dengan istilah Tes Pauli-Kraepelin.

 

Tips Mengerjakan Tes Hitung Koran atau Tes Pauli Kraepelin

Tes ini disajikan dengan angka yang berjejer dan mempunyai pola perhitungan yang berbeda di setiap kolom maupun barisnya. Pada dasarnya tes ini tidak menuntut kita untuk menyelesaikan semua lembar jawab secara tuntas. Tapi ini yan paling dilihat adalah ketelitian, ketahanan kerja, dan stabilitasnya. Adapun tujuan dari Tes Hitung Koran atau Tes Pauli Kraepelin, adalah :

1. Keuletan

Tujuan dari tes ini adalah untuk melihat keuletan seseorang dalam bekerja. Kemampuan seseorang dalam menyelesaikan masalah yang rumit dalam waktu yang cepat.

2. Kemauan

Tes ini menunjukan tingkat kemauan seseorang dalam bekerja dan dalam menyelesaikan pekerjaan yang telah menjadi tanggung jawab orang tersebut.

3. Tingkat Emosi

Tes ini mengukur tingkat emosi seseorang. Mengukur kemampuan dalam mengendalikan emosi dalam kondisi kerja yang rumit.

4. Penyesuaian Diri

Tes ini bisa digunakan untuk mengukur kemampuan seseorang dalam menyesuaikan diri dalam lingkungan yang baru.

 

Tips Mengerjakan Tes Hitungan Koran atau Tes Pauli Kraepelin :

1. Berdoa

Hal yang paling utama dalam segala hal adalah berdoa. Berdoa akan bisa membantu kita lebih tenang dalam mengerjakan semuanya. Jangan lupa juga minta tolong doain sama orangtua biar tes nya lancar. :D

2. Konsentrasi

Dalam mengerjakan tes ini kita harus bener-bener konsentrasi penuh. Berhubung tes ini sangat menguras pikiran dan energi, usahakan jangan sampai blank dalam mengerjakan tes ini. Tes ini merupakan tes yang mengisikan angka satuan hasil dari setiap penjumlahan antara 2 angka di setiap kolom. Ada yang dari bawah dan dari atas, tergantung dengan kebijakan perusahaan. Apabila hasil jumlah dari 2 angka itu lebih dari 2 digit, maka yang ditulis adalah digit terkahir. Misal 5+5 = 10, maka yang ditulis adalah 0. Oleh karena itu, konsentrasi amat sangat dibutuhkan dalam mengerjakan tes ini agar tidak keliru.

3. Jumlah angka stabil

Usahakan jumlah angka dalam masing-masing kolom stabil. Berhubung mengerjakan soal ini diberi waktu yang sedikit. Jadi usahakan buat patokan jumlah angka yang harus dikerjakan, misalnya 12 perhitungan. Usahakan setiap kolom minimal 12 perhitungan agar tidak terjadi bentuk kurva yang zig-zag.

4. Cermat dan Teliti

Perhitungan dengan angka yang banyak kadangan bikin kita kebingungan. Usahakan jangan sampai ada angka yang terlewat di setiap kolom.

5. Kenyamanan

Usahakan cari posisi yang paling nyaman pada saat mengerjakan. Ini biasa merupakan kebijakan dari tim yang mengetes kita. Tapi biasanya kita akan diberikan keleluasaan dalam memilih posisi yang nyaman dalam mengerjakan Tes hitung atau tes kraepelinini.

6. Persiapan

Persiapan yang matang juga sangat dibutuhkan dalam setiap tes. Baik Tes hitung koran, tes TPA, dan tes lainnya. Alat tulis jangan lupa untuk dipersiapkan dengan baik.

Menurut pengalaman aku, waktu yang dikasih dalam mengerjakan Tes Hitung Koran atau Tes Kraepelin hanya 90 detik setiap kolomnya. Jadi kita mengerjakan satu kolom, setelah waktu habis kita disuruh pindah ke kolom lainnya. Jadi nggak ada waktu buat menyelesaikan kolom yang sebelumnya sampe selesai bener. Jumlah perhitungan dalam setiap kolom itu lumayan banyak, aku lupa berapa jumlahnya. Kayaknya jumlah angka nya tergantung kebijakan perusahaan masing-masing deh.

Mudah-mudahan tulisan yang didasari karena ketidaktahuan ini bisa sama-sama membantu untuk mengerjakan  Tes Hitung Koran atau Tes Pauli Kraepelin.

 

#Sukses .

 

Octamelia Sasmitha Aatmaja

 

Sumber : iqbalparabi.com